Rabu, 22 November 2023

Remaja pada zaman kini

 


Haii teman-teman, perkenalkan nama saya Yolanda Simanjuntak dari kelas 8I dan disini saya akan membahas mengenai kehidupan remaja pada zaman kini. Jadi, baca baik-baik yaa teman teman!!

Kehidupan remaja pada zaman sekarang sangatlah memprihatinkan. Di mulai dari gaya hidup yang merupakan gambaran bagi setiap orang yang menggambarkan seberapa besar moral orang tersebut dalam masyarakat di sekitarnya dan bagaimana cara orang tersebut hidup. Sebagian besar remaja zaman sekarang banyak yang menyalahgunakan gaya hidup mereka. Terlebih remaja-remaja yang tinggal di kota-kota besar. Sebagian dari mereka banyak menggunakan trend mode masa kini yang bergaya kebarat-baratan.

Remaja zaman sekarang selalu dikaitkan dengan teknologi. Masa remaja adalah masa dimana seseorang sedang mencari jati dirinya. Dengan demikian remaja tersebut dapat dengan mudah untuk meniru hal-hal yang dilakukan oleh orang lain. Menurut Wikipedia remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Seseorang di golongkan sebagai remaja jika orang tersebut sedang mengalami masa pubertas nya. Masa remaja dimulai kira-kira pada umur 10-12 tahun dan berakhir pada umur 18-22 tahun.

Masa remaja bermula pada perkembangan fisik yang cepat, seperti bertambahnya tinggi dan berat badan yang dramatis, perubahan bentuk tubuh, dan perkembangan dalam hal seksual, seperti membesarnya buah dada, perkembangan pinggang, tumbuhnya kumis, dan memberatnya suara (pada laki-laki). Dengan cepatnya perkembangan fisik tersebut, seorang remaja harus mendapatkan didikan yang tepat dari orang tua maupun dari sekolah. Dalam proses transisi dari anak-anak menjadi orang dewasa tersebut banyak hal yang remaja lewati, seperti kenakalan-kenakalan remaja pada zaman sekarang ini, berikut kenakalan-kenakalan remaja pada zaman sekarang: tawuran pelajar, gangguan-gangguan makan, bunuh diri, kehamilan pada remaja, mencoret-coret dinding sekolah, mencuri, bolos, merusak fasilitas sekolah, dan perbuatan kekerasan.

Remaja pada zaman sekarang yang serba modern ini, marilah kita sebagai generasi penerus bangsa Indonesia harus memajukan bangsa  Indonesia terutama dalam budayanya karena negara Indonesia kaya akan kebudayaannya. Hindarilah pergaulan bebas, hindari hal-hal negatif, dan hindari narkotika. Pilihlah teman yang akan membuat kita sukses janganlah mengikuti teman yang membawa kita ke hal-hal yang negatif.

Sekian dari saya terima kasihh, semoga teman-teman menyukai blog saya satu inii, sampai jumpaa!! •o•




Minggu, 12 November 2023

Wahidin Sudirohusodo

 


Shalom, ibu guru dan teman-teman! Selamat datang di blog kami! Kami, Yolanda, Briant, Marito, dan Gizzela, mau cerita tentang pahlawan keren, Wahidin Sudirohusodo. Yuk, kita eksplor kisah seru dan inspiratifnya bareng-bareng. Selamat baca, guys!


Wahidin Sudirohusodo adalah salah satu tokoh pendidikan dan pahlawan nasional Indonesia yang lahir pada tanggal 7 Januari 1852 di Yogyakarta. Ia merupakan anak dari Raden Soedirohoesodo, seorang bangsawan Jawa yang juga berprofesi sebagai dokter. Wahidin menempuh pendidikan dasar di sekolah rakyat dan kemudian melanjutkan ke sekolah dokter di Batavia (sekarang Jakarta). Ia lulus sebagai dokter pada tahun 1879 dan menjadi dokter pertama yang berasal dari pribumi.


    Wahidin memiliki minat yang besar terhadap ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kedokteran. Ia sering melakukan penelitian dan eksperimen untuk menemukan obat-obatan dan vaksin yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Ia juga aktif menulis dan menerbitkan artikel-artikel ilmiah di berbagai jurnal dan majalah, baik dalam bahasa Belanda maupun bahasa Melayu. Beberapa karyanya yang terkenal adalah “Penyakit Kusta dan Cara Mengobatinya”, “Penyakit Malaria dan CaraPencegahannya”, dan “Penyakit Pes dan Cara Menanggulanginya”


    Selain sebagai dokter dan ilmuwan, Wahidin juga dikenal sebagai tokoh pendidikan dan kebangsaan. Ia merupakan salah satu pendiri organisasi Budi Utomo, yang didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 di Batavia. Budi Utomo adalah organisasi kebangkitan nasional pertama di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, pendidikan, dan kesadaran nasional bagi bangsa Indonesia. Wahidin menjadi ketua pertama organisasi ini dan mengajak para pemuda-pemudi Indonesia untuk bergabung dan berjuang bersama-sama.

    

    Wahidin juga berperan penting dalam mendirikan sekolah-sekolah untuk pribumi, seperti Sekolah Dokter Djawa (sekarang Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Sekolah Guru Bumiputera (sekarang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta), dan Sekolah Pertanian Bumiputera (sekarang Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada). Wahidin berharap bahwa dengan adanya sekolah-sekolah ini, bangsa Indonesia dapat memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan mandiri.


    Wahidin meninggal dunia pada tanggal 28 Januari 1917 di Yogyakarta karena penyakit jantung. Ia dimakamkan di pemakaman keluarga di Kotagede. Atas jasa-jasanya yang besar bagi bangsa Indonesia, ia dianugerahi gelar pahlawan nasional pada tahun 1964 oleh Presiden Soekarno. Nama Wahidin juga diabadikan sebagai nama jalan, rumah sakit, universitas, dan tugu peringatan di berbagai daerah di Indonesia.


    Wahidin Sudirohusodo adalah sosok yang patut diteladani oleh generasi muda Indonesia. Ia menunjukkan bahwa dengan tekad, semangat, dan ilmu pengetahuan, kita dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara kita. Wahidin juga menginspirasi kita untuk selalu menghargai dan memperjuangkan hak-hak kita sebagai bangsa Indonesia yang merdeka.


DAFTAR PUSTAKA

Wahidin Soedirohoesodo - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Wahidin Sudirohusodo: Kehidupan, Peran, dan Perjuangannya - Kompas.com


Biografi Wahidin Sudirohusodo, Dokter Penggagas Budi Utomo - iNews ID


Profil dr Wahidin Soedirohoesodo, Tokoh Penting di Balik Hari Kebangkitan Nasional - Detik.com


Dr Wahidin Sudirohusodo, Salah Satu Penggagas Budi Utomo - Liputan6.com


Makasih banget ya udah baca artikel kami tentang Wahidin Sudirohusodo! Sampai jumpa di artikel berikutnya, teman-teman. Tetap semangat dan sampai jumpa! 🌟

Resensi Buku

Resensi Novel Judul Buku: If We Make It Trough December Pengarang: Auryn Vientania, Giantara Alam, Nadia Ristiuani, Quinn, Yossi Zahra. Pene...